Minggu, 25 Desember 2016

SEHABIS SUARA GEMURUH

sehabis suara gemuruh itu yang  nampak olehku hanyalah
tubuhmu telanjang dengan rambut terurai
mengapung di permukaan air bening yang mengalir tenang --
tak kau sahut panggilanku

1973
(Sapardi Djoko Darmono)

ri..

Senin, 19 Desember 2016

ini serius!

ternyata tak segampang itu melupakanmu
di setiap pelarianku hanya jalan menujumu, Kekasih
aku berlari kesana- kemari
aku diam aku duduk aku menunduk
lagi-lagi kamu yang kutemu
saat kerja aku melihatmu di laptopku
saat tidur aku melihatmu dimimpiku
saat terbuka mataku aku melihatmu di kelopak mataku
tetapi di setiap bercermin aku tak melihat wajahmu diwajahku
entah kenapa kerumitan ini bisa terjadi
aku mengusirmu, dan jujur saja untuk memintamu kembali aku malu dan pasti kau pun tak mau
setelah menulis itu aku seperti berbicara sendiri di sebuah ruangan kosong
aku pun ragu kamu membaca ini
dan memang ketulusan tak pernah mengharap balasan
begitu rumit cinta ini
aku berdoa agar engkau bahagia disana
tapi jujur saja aku juga ingin bahagia denganmu
aku inginkan kamu tapi takut tak mampu membahagiakanmu
entah kenapa ketakutan ini bisa kembali ke kepalaku
ketakutan inilah yang membisikanku untuk mengusirmu
aku ingin membalas dendam pada ketakutanku yang membuatku semakin jauh darimu
tapi aku kembali takut mengecewakanmu
aku merasa benar-benar kalah pada ketakutanku sendiri
dan saat aku memberanikan diri untuk melawan ketakutanku
fikiranku kembali dikacaukan dengan pertanyaan
apa kamu mau kembali lagi?
kini keraguan yang menghadangku
setelah kembali apakah kita benar-benar bisa serasi dan tak ada yang tersakiti?
ya itupun jika mau kembali
apalagi aku pernah membuat luka  yang pasti belum mengering bekasnya
ketakutan dan keraguan seperti dua tembok beton yang menghadangku
belum masalah jarak
belum masalah waktu
belum masalah suku
belum masalah saku
hadeeh tapi pemikiran ala gudel itu tak membuatku berkembang kayanya, hahahaha
bajingan-bajingan aku malah guyon terus hahaha
sudah cukuplah guyonnya, semua masalah bakal teratasi!
nduk aku masih sayang sama njenengan hayuk balikan!



Minggu, 11 Desember 2016

kawan baruuuu

alhamdulillah kamu bahagia
dan hal yang paliing bikin aku bahagia adalah kebahagiaanmu
kesehatanku membaik
otaku membaik
hatiku baik-baik saja
alhamdulillah Tuhan
aku memberitakan hal hal yang baik kepadamu
karena memang aku baik baik saja
ngopiku juga sekarang makin berani
aku ingin memejamkan mimpi
dan tetap terjaga sampe ujung pagi dihadapan puisi
di dalam puisi aku menenggelamkaan rindu yang nyeri
aku juga sudah mulai menjalin hubunngan udah pacaran bahkan
walaupun dia terlalu realis buat hidupku yg abstrak ini
cintanya padaku tak pernah kusangsi
jadi ga ada alasan lagi untuk kita buat baper-baperan
kita teman berbagi puisi
kita teman yg mungkin bisa saling mengisi
sewajarnya kita
kita tau batas kita
aku juga ga mau menyakiti siapapun
follow my ig heuheuheu
aku tahu kamu pernah like trus ga  jadi bahkan mpe dua kali diwaktu yang berbeda lagi
kita teman tanpa tendensi
ok ri?






Selasa, 08 November 2016

Warning!

Kenapa kamu mengetuk pintu? Dan sekali lagi kutegaskan Aku tak kan pernah lagi menginginkan perjumpaan meskipun hanya dalam ingatan !

Selasa, 01 November 2016

selamat pergi :p

akhirnya kau hilang
Akhirnya kau pergi dan aku akan menemukanmu di mana-mana.
Di udara dingin yang menyusup di bawah pintu atau di baris-baris puisi lama yang diterjemahkan dari bahasa-bahasa jauh. 
Di sepasang mata gelandangan yang menyerupai jendela rumah berbulan-bulan tidak dibersihkan atau di balon warna-warni yang melepaskan diri dari tangan seorang bocah.
Akhirnya kau pergi dan aku akan menemukanmu di jalan-jalan yang lengang atau bangku-bangku taman yang kosong.
Aku menemukanmu di salju yang menutupi kota seperti perpustakaan raksasa yang meleleh. 
Aku menemukanmu di gerai-gerai kopi, udara, dan aroma makanan yang kurang atau terlalu matang.
Aku menemukanmu berbaring di kamarku yang kosong saat aku pulang dengan kamera dan kepala berisi orang-orang murung yang tidak kukenal.
Kau sedang menyimak lagu yang selalu kau putar.
Buku cerita yang belum kelar kau baca telungkup bagai bayi tidur di dadamu.
Tidak sopan, katamu, mengerjakan hal lain sambil menyimak kesedihan dinyanyikan
Akhirnya kau hilang.
Kau meninggalkan aku — dan kenangan kini satu-satunya masa depan yang tersisa.
 (M Aan Mansyur)

aku yang mengusirmu,dan aku merasa kehilanganmu 
berbahagialah sekarang sayang 
aku tak tega 
jika ada seseorang yang sedang dekat denganmu 
dan kamu nyaman bersamanya tetapi disisi lain kamu merasa tertekan karena ada aku, sekarang kamu bebas sayang 
berbahagialah 
saat kamu merasa sepi lalu kau ingin jalan-jalan dengan seorang lelaki tak perlu lagi kamu merasa di awasi, karena sekarang aku sudah pergi. 
berbahagialah sayang 
lepaskan dan ikhlaskan aku dengan begitu kamu tidak akan lagi tersiksa oleh kejamnya rindu 
hiduplah dengan bahagia
maafkan aku pernah mengikatmu, mengekangmu dengan rindu dan hanya bisa memelukmu dengan kata
aku hanya merasa cinta ini tak ada artinya jika kamu tak bahagia 
untuk sekarang ini tak ada yang lebih membahagiakanku selain melihatmu bahagia 
kamu mungkin akan jengkel dengan ini semua 
tapi waktu akan membuka lembar baru dihidupmu dengan tersenyum 
bukan dengan rindu yang menusuk-nusuk 
berbahagialah!
aku disini memeluk kenanganmu juga dengan bahagia
jangan menangis karena itu yang membuatku semakin teriris
jangan bersedih itu justru membuatku semakin pilu
jangan merasa bersalah tenang saja aku yang salah aku yang pongah 
aku yang bodoh 
semoga hari-harimu semakin indah setelah ini 
semoga bahagiamu semakin nyata bukan hanya dengan kata
semoga semakin banyak orderan gambarnya ya hehehe gambarmu bagus! 
semoga yang kusemogakan menjadi kenyataan
aamiin
 

Minggu, 30 Oktober 2016

iya idk

kamu masih yang terbaik
tidak usah melakukan pembelaan apapun
kukira kataku sudah jelas
aku memang sedikit jengkel akibat acaraku ttg 5 menit yang ga mutu itu
tapi bukan itu masalahnya
kita bahkan pernah saling diam berbulan bulan bukan?
tentang skripsi kamu memang ga pernah serius !
dan tentang keadilan
758610FB
silakan
jika kamu kira aku berpesta pora
kamu benar!
benar-benar meragukan cintaku.
dan jika ingin tau siapa yang kucinta saat ini
buka saja judul Nama Cinta
ada nama seseorang disana
mudah saja menemukannya jika kamu peka

Sabtu, 29 Oktober 2016

pergi! 2

aku mengusirmu  tanpa ampun :p
pergi saja sana
dengan gini aja njenengan sudah bahagia ko hehehe
tenang saja
main usir-usiran enak kan?
aku harus mengusirmu dulu baru kamu buka ig
owalah
selamat pergi ya
selamat berpisah
selamat tengadah
semoga ini keputusan yang baik

kita sekarang jadi mantan saja
biar kaya orang orang
marahan dulu yaa
biar kaya orang normal
agar dikira kita normal

bukan tidak mungkin dari doa kemaren
akan terkabul
dan tiba lagi masaku
kembali mengobrak-abrik kutangmu
meremasi susumu
memlintir-mlintir puting susumu

aku tak sedang beranalogi
dan memanglah benar itu yang kkuinginkan
aku ini sedang di landa badai nafsu
maka aku mengusirmu
agar njenengan tak jadi korban

aku ingin kesucian cinta terjaga
nafsu ini kuda liar yang binal
kamu tau kan beetapa blak-blakannya aku
entah ini dmi kebaikanmu atau aku
aku mengusirmu
urusi saja sibukmu
dan semoga cepet selesai semua masalahmu

Kamis, 27 Oktober 2016

pergi!

suara suara kesedihan
suara kesedihan kamu dengarkan sendiri
bagai tangisan tengah malam yang begitu memilukan
kamu tak pernah tau dimana sumber suara itu
sebab suara itu sudah merasuk masuk ke gendang telingamu
suaraku

aku tak mengerti sampai kapan suara piluku terus menyetubuhimu
meremas remas susumu
hingga kau layu
pasrah dalam buaian penuh nafsu

suara-suara tentang sepi
kenangan
apapun tentang kamu
dan aku memang tak melakukan apa-apa
hanya bersuara

maafkan aku

carilah laki-laki yang baik
yang mampu meringkas fana ini
hingga hidupmu penuh cinta
jangan kasih aku harapan!

pergilah!
kemasi bahagiamu
sedih jangan di bawa
biar aku yang mengurusnya

pergilah!
aku usir kamu
rapikan kutangmu
tonjok aku bila perlu
larilah kebukit
pandang luasnya dunia

pergilah
tak usah merasa bersalah
aku yang salah
aku yang menikmatimu
tanpa tahu pedulikan kamu
di hajar rindu

kamu harus berbahagia, sayang
tinggalkan aku
jika kau bilang aku menyerah
terserah!
mo bilang aku pongah pun
aku pasrah
aku ingin hidupmu lebih terarah
dan yang terpenting
selesaikan skripsimu
bahagiakan bapak ibumu
aku tau kamu mampu
hal remeh temeh kaya gitu yaelah jangan kelamaan lah
cukup dengan seriusmu juga jadi.
lanjutkan hidupmu nduukk

aku hanya ingin menyendiri aku ingin jadi pendiam
aku bahkan terlalu jalang untuk jadi binatang (Chairil Anwar) sampai sampai sepipun enggan menemani gantung diri tak bisa mati aku hanya bisa tak peduli
dan aku menantikan deru angin yang menenangkan dari Tuhan

Rabu, 26 Oktober 2016

"Surat Kau" - Joko Pinurbo

Kau tak ada di kakiku

ketika aku membutuhkan langkahmu
untuk merambah rantauku

Kau tak ada di tanganku

ketika aku membutuhkan jarimu
untuk mengubah gundahku.

Kau tak ada di sarungku

ketika aku membutuhkan
jingkrungmu untuk meringkus dinginku.

Kau tak ada di bibirku

ketika aku membutuhkan aminmu
untuk meringkas inginku

Kau tak ada di mataku

ketika aku membutuhkan pejammu

untuk merengkuh tidurku.

mungkin kau sudah menjadi aku

sehingga tak perlu lagi aku

menanyakanmu.

(2013)

Senin, 24 Oktober 2016

sakit

di sebuah taman bermain 
sekumpulan bocah memainkan permainan kejujuran
heiii apa kamu pernah mengambil permen tanpa ijin ?
ujar penanya pertama
"belum" jawab salah seorang bocah 
lalu kemudian memotong jari telunjuknya sendiri dengan silet yang telah di sediakan dengan penuh kerelaan.
lalu kemudian bocah penjawab itu melanjutkan permainannya ,sekarang aku yang bertanya
dengan menunjuk seorang temannya dengan jari telunjuknya yang buru-buru tumbuh setelah dipotong karena jawabanya jujur.
maukah kau melanjutkan permainan itu?

Sabtu, 22 Oktober 2016

ketika kata

sebagaimana kata 
sebagaimana kita 
sebagaimana kata kita?
tak ada

bersetubuh dengan hujan 
bersetubuh dengan malam 
bersetubuh denganmu

tak ada yang bergegas 
tak ada yang cemas 
tak ada yang menanti 
kenapa kau bawa aku kemari 

diam kau bawa lari
ke bukit tinggi 
dahagamu 

buku ini milik siapa
buku ini berkata apa 
aku ini apa?
aku pasrah puan
 
puan ini siapa 
puan milik siapa 
puan ini apa
terserah puan 

dan kita ini untuk apa?

sungai itu masih mengalir dengan derasnya 
pak tani senang di buatnya








Jumat, 21 Oktober 2016

kusut

aku pergi dengan hening
tanpa berkemas
duit terkumpul berpeti-peti
buat tabungan hari nanti
kemana pergi si jantung hati
lagi bergumul dengan skripsi
hahaha
aku mencoba berpantun
entah itu  udah pantun atau belum heheheh
tapi intinya apapun yang kamu kerjakan kerjakanlah
lupakan lima menit itu
percuma
buang-buang waktu
biar aku yang jadi hujan
biar aku yang menyiram
agar kau tak merasa kesepian dan ditinggalkan
dengan cara ini aku menyapamu
mungkin aku teralalu berharap kemaren hehehe

aku akan menceritakanmu tentang kenangan dan benang kusut
jika benang kusut menjelma jadi sebuah jalan yang bernama kenangan maka aku sedang berkendara di dalamnya
akku ko jadi terngiang lagu sepanjang jalan kenangan ya. hahaha
aku mbulet saja menyusuri jalan itu
tak ada penunjuk jalan menuju ke jalan harapan
jalan jalan di kenangan menuntunku berputar-putar disitu
menyusuri jalan kenangan tak jauh beda dengan suasana pantura saat lebaran
banyak pemotor bersliweran
bus antar kota yang ugal-ugalan
juga truk truk peti kemas yang pelan dan bikin penuh jalan
jalan kenangan ternyata sedang sibuk mendistribusikan kenangan-kenangan untuk dirubah menjadi harapan. jalan ini juga penuh proyek perbaikan, karena memang penuh lubang
ya memang kenangan bukan selalu tentang yang baik yang burukpun kadang di kenang
manusia menyebutnya dendam.
dan sebagai kenangan yang baik harus selalu berbenah diri.
dipinggir jalan banyak toilet dadakan
tukang kopi musiman
dan tukang oleh oleh yang kebanjiran orderan
lihatlah ini
kenangan dengan segala fasilitasnya
pom bensin yang antre panjang
plus tukang pijit tua yang beriklan ujung jarinya bisa melihat urat nadi yang kusut akibat kelamaan duduk di kenangan yang kikuk.
bahkan kenangan juga harus dipijit biar tak pegel menanti harapan. hahaha
dan di jalan kenangan timbul macet
setiap orang mungkin mengenang maka kenangan di buatkan jalan alternative untuk mencapai tujuan
aku sedang lewat situ
dan aku tersesat



Kamis, 20 Oktober 2016

kenangan

aku masih sangat mengenal kenangan itu 
bahkan saat kenangan itu merapuh di hujani kenangan lainya
kenangan kenanga kenanga 
"burung hinggap di kenanga dan berkicau
manusia hinggap di kenagan dan menangis" 
(Sujiwo Tedjo)
kenangan memang selalu tentang tangis entah itu bahagia ataupun luka
tentang bahagia yang bikin kita ingin mengulang 
dan luka yang membuat kita teriris kembali saat mengenang 
barangkali Tuhan menciptakan kenangan saat ngopi 
setiap kopi disesap kenangan seeperti di guyurkan di kepalaku 
byyyuuuuurrrr
wuuih kamuu
aku manamainya periri
yang selalu punya cara membuka tutup kepalaku dan menuang kenagan itu 
hingga penuh mentok sampe ke pojok-pojok.
aku mencintaimu maka aku mengenangmu di masa depan 
kenangan memang bukan selalu tentang yang telah lalu, tetapi kenangan juga pernah kita lewati di masa depan untuk itu aku mempermainkan waktu.
jarum jam itu berputar tak beraturan 
meliuk kadang kencang dan tercecer lalu memperbaiki diri.
di saat itu aku menemuimu di lorong waktu
ah. mungkin surga adalah kebahagiaan yang kita ciptakan sendiri lewat kenangan
dan sesuatu yang bernama kenangan memberiku pelukan seperti pertemuan yang menghangatkan dan sepi.  

Rabu, 19 Oktober 2016

Sajak Pertemua Mahasiswa

Sajak Pertemuan Mahasiswa
Pengarang: W.S Rendra

Kategori: W.S Rendra

Matahari terbit pagi ini
mencium bau kencing orok di kaki langit
melihat kali coklat menjalar ke lautan
dan mendengar dengung di dalam hutan

lalu kini ia dua penggalah tingginya
dan ia menjadi saksi kita berkumpul disini
memeriksa keadaan

kita bertanya :
kenapa maksud baik tidak selalu berguna
kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga
orang berkata : kami ada maksud baik
dan kita bertanya : maksud baik untuk siapa ?

ya !
ada yang jaya, ada yang terhina
ada yang bersenjata, ada yang terluka
ada yang duduk, ada yang diduduki
ada yang berlimpah, ada yang terkuras
dan kita disini bertanya :
maksud baik saudara untuk siapa ?
saudara berdiri di pihak yang mana ?

kenapa maksud baik dilakukan
tetapi makin banyak petani kehilangan tanahnya
tanah  tanah di gunung telah dimiliki orang  orang kota
perkebunan yang luas
hanya menguntungkan segolongan kecil saja
alat  alat kemajuan yang diimpor
tidak cocok untuk petani yang sempit tanahnya

tentu, kita bertanya :
lantas maksud baik saudara untuk siapa ?
sekarang matahari semakin tinggi
lalu akan bertahta juga di atas puncak kepala
dan di dalam udara yang panas kita juga bertanya :
kita ini dididik untuk memihak yang mana ?
ilmu  ilmu diajarkan disini
akan menjadi alat pembebasan
ataukah alat penindasan ?

sebentar lagi matahari akan tenggelam
malam akan tiba
cicak  cicak berbunyi di tembok
dan rembulan berlayar
tetapi pertanyaan kita tidak akan mereda
akan hidup di dalam mimpi
akan tumbuh di kebon belakang
dan esok hari
matahari akan terbit kembalipertanyaan  pertanyaan kita menjadi hutan
atau masuk ke sungai
menjadi ombak di samodra

di bawah matahari ini kita bertanya :
ada yang menangis, ada yang mendera
ada yang habis, ada yang mengikis
dan maksud baik kita
berdiri di pihak yang mana !

~ W.S Rendra ~
( jakarta, 1 desember 1977)

Selasa, 18 Oktober 2016

urip mung mampir ngguyu

aku sekarang mayat
beri aku arti beri aku puisi
aku menggonggong tiap hari
di depan kaca
muka itu penuh luka
milik siapa?

kapal terombang ambing
badai belum juga usai
lambung bocor
geladak jebol
layar hanyut
sekoci runtuh
bannya kempes
kapal punya ban?
ban pelampung suuu
hahaha

hayo ketawa-tawa dong
hehehe
biar aku merasakan juga hangat candamu
biar ga makin ga karu-karuan hahaha
selain aku sayang kamu
aku juga sayang pada diriku
yang konon bukan miliku






Senin, 17 Oktober 2016

pandemi

lalu kita pergi bersama menuju sebuah kenangan dengan kapal terbang
di bandara itu aku berharap hari yang lalu bisa kulalui kembali
demi sebab akku mencintaimu
demi aku mencintaimu yang tanpa sebab
demi gula di permukaan cinta yang meleleh jadi lendir zina
demi kopi hitam yang membuat kebahagiaan dan kesedihan sama warna
demi buah delima yang baru ranum sudah jadi rebutan
demi makanan anjing nasi sisa malam kemaren
demi tahi yang kaukeluarkan tadi pagi
demi orang gila yang berkelakar aku waras
demi anjing gila yang menggigit kaki tuannya
demi rombongan piknik kelas dua sma yang ga setuju pada tujuannya
demi orang asing yang ingin jadi tuan tanah
demi manusia yang manusiawi
demi orang
demi kematian yang tak jadi
demi kejanggalan yang akan kau telusuri
demi bebek yang laku di jual nanti
demi kengawuran yang mengalir ini
demi apapun kopi di sesapan terakhir yang ku umpat akibat ampas yang terisap
demi kebodohan yang nyaman
demi racun yang bercampur madu
demi goblok yang sok tahu
demi pekok yang lucu
demi kerongkongan tikus yang penyet dimakan ban
demi lalat yang pulas setelah kenyang bersetubuh
demi kaos kaki bau
demi tutup pulpen bekas gigitanmu
demi kebodohan saat nonton sinetron
demi sidang yang jadi bahan pelawak
demi rambut yang kusut
demi anak tk yang menengok ibunya di jendela
demi sampah yang lupa dibuang
demi lapar yang tak dituruti
demi rindu yang tak mengerti
demi sariroti yang bikin roti
demi mbok ginah tempenya enak
demi tahu isi dipojokan mesjid
demi jangkrik yang krik krik krik
demikian dan terima kasih


Minggu, 16 Oktober 2016

look at me

karena kangen tak ada obatnya maka biarkan amatiran ini menggambarkan rindunya walau tak sempurna

Sabtu, 15 Oktober 2016

mesra

isilah dengan isi-isian 
ruang kosong ini mengajakmu berbicara tentang apapun yang ingin kamu bicarakan
jangan batasi dirimu dari belenggu ragu atau tentang ketidak wajaran yang kadang membingungkan karena ketidak wajaran akan menjadi wajar saja jika kita menemukan makna yang indah di dalamnya seperti ketidak wajaran pada tongkat musa yang membelah laut untuk melindungi kaumnya dari kejaran fir'aun, ketidak wajaran yang benar dengan keyakinan yang benar akan membuata kita percaya bahwa Tuhan maha segalanya. bayangkan saja jika setelah selamat dari kejaran fir'aun musa iseng gitu kan. main belah belahan laut ah mumpung ada tongkatnya,  apakah laut juga terbelah ?hahaha 
hidup ini begitu luasnya ya kita dituntut mesra dengan melakukan perintahNya. jujur-jujuran saja ya, namanya juga perintah ya kadang juga ga enak. seperti perintah puasa disuruh laper seharian itu enak? ga sih menurut ku tapi karena itu perintah Tuhanku maka kukerjakan saja. pasti  akan membawa kebaikan buat aku. semakin susah kita kerjakan tapi kita paksa kerjakan bukankah itu yang menjadi pahala yang besar? jika udah seneng seneng saja trus tantanganya dimana? hehehe. So kerjakan tingkatkan dan lakukan saja, Tuhan  menuntut mesra.

Jumat, 14 Oktober 2016

pada suatu ketika

silakan gantung setinggi-tingginya lalu jatuhkan sejatuh-jatuhnya
toh jatuh sekarang atau nanti akan sama hancurnya

jujur saja kalimatmu membuatku takut berharap
walaupun sebenarnya sudah benar-benar hancur 
kuhitung jarak kuhitung waktu 
harapan ini meninggi untuk bersamamu 
jujur saja aku hitung--hitungan tentang itu 
aku belum terlalu giila tapi aku ingin gila 
tapi apakah aku harus gila dulu untuk menemuimu?
gila yang bebas akan ketakutan tentang sempitnya waktu.
otak warasku masih berteriak untuk sekarang ini menunggu adalah cara terbaik untuk mencintaimu.
entahlah.
maka dengan segala kegamangan aku masih inginkan lima menit itu agar kau turun tangan untuk merapikan segala hal yang berantakan.
jikapun enggan baiklah biar aku sendiri menyepi mengumpulkan pecahan pecahan cinta ini.
mungkin butuh waktu agak lama karena serpihanya tuh kecil-kecil tak beraturan
lalu aku akan menyerahkannya dalam keadaan utuh walau mungkin tak sempurna di pendopo perjumpaan pada suatu ketika.

Kamis, 13 Oktober 2016

tralala tririri

aku teringat ini

eee dayoe teko
eee gelarno kloso 
eee klosone bedah 
eee tambalen jadah
eee jadahe mambu 
eee pakakno asu
eee asune mati 
eee guwaken kali 
eee kaline banjir 
eee guwaken pinggir 
eee pinggire lunyu 
eee yo golek sangu

lagu dolanan yang mengajarkan agar hati-hati mengambil keputusan agar tak berdampak pada kesalahan ditingkat selanjutnya. itu yang kudapat setelah denger cak nun di padang bulan.

kita kembali ke laptop
teruskan saja begitumu tapi aku cuma minta lima menit itu ko
dan sebenarnya itu mempertegas maumu
buktinya masih bisa posting blog
entah laptop atau apapun yang penting nulis ajalah. :p





Rabu, 12 Oktober 2016

lima menit diatas lima menit di atas lima menit diatas lima menit terus terus lurus

tahukah kamu lima menit hari ini aku merasa bahagia
aku menemukan sesuatu yang menyegarkan otaku
yang penuh dengan perkalian kehidupan
dalam lima menit ini aku merasa hidup di dunia yang lain
aku seperti menabur bunga di makamku dengan bahagia
aku mengubur diriku sendiri bersama waktu
aku berdamai dengan waktu untuk menemuimu lebih banyak
dalam lima menit aku lupa tentang dunia dan seisinya
surga seperti berceceran dalam lima menitku
bahkan pelangi pun jadi tersenyum
bintang jatuh bersama bahagia
angin sepoi membawa harummu
kopi yang bersungai-sungai
dan kamu ada di hadapanku
dalam lima menit aku membayangkanmu bertahun tahun
maka aku gunakan lima menitku untuk menulismu
dan kamu dihatiku 144 x 5 menit dalam sehari itu dalam hitungan masehi lho, hahaha
maka aku inginkan lima menitmu untuk menulis di blogmu
rasakan juga lima menit nyawa seperti terlepas dari raga dengan bahagia
biar produktif ta rek
skripsi ga jadi-jadi
maka cara ini mungkin buat kamu betah di depan laptop.


    

Selasa, 11 Oktober 2016

siapa juga yang butuh judul


kugunakan lima menit ini untuk menyapamu
tadi pagi aku telat berangkat kerja bukan aku yanng telat bangun
mataharinya saja yang terlalu rajin atau mungkin waktu saja yang buru buru
tergesa-gesa aku
aku menikmati kopiku di rumah
dan aku menikmati rokokku dijalan
dua kesatuan yang terpisah tapi aku ttp mencoba menikmatinya walau tak lumrah
mungkin seperti itulah kita
mencoba dan selalu mencoba menikmati, dan mensyukuri kesunyian ini
salah aku jika pake kata mencoba
tidak dicoba pun sudah langsung terasa
seperti tak mikir tapi kepikiran
ah dasar perasaan
dan berbanggalah kamu saat kehilangan otak kirimu
kehilangan rumus tentang logika yang kadang hanya membuat ketakutan yang membuat batasan
batasan tentang jarak
batasan tentang ruang
batasan tentang waktu
yang selama ini tak mampu aku lawan
tapi apapun itu
plisss jangan hilangkan senyumu :)


Senin, 10 Oktober 2016

embun

aku mesra dengan hujan yang dingin
aku terbang bersma angin 
aku berlari di keramaian yang hening mencari bayanganku
aku pergi mencarimu dimalam yang rimbun di tengah embun bersama mayatku yang kau tinggalkan begitu saja..
sungguhlah kita berdua ini dikutuk dalam bedebah yang namanya cinta
aku diam karena ingin lebih mendalam
karena biasanya yang dalam itu diam,bukan? katamu
sekarang aku bertanya padamu
benarkah seperti itu?
dan aku masih akan protes saat kamu menulis Tuhan tanpa huruf capital!!
ingatkah kamu pada pesanku duluu?

disini hujan
hujan bukan sekedar tentang apa yang jatuh
tetapi apa yang akan tumbuh
hujan ini menumbuhkan kamu
menumbuhkan kisahmu
menumbuhkan cerita tentang dua orang gila yang memang gila
tergila-gila pada kegilaan tentang rasa
kamu berakar
bercabang
beranting
berdaun
berbuah?
aku masih bertanya buahnya
aku sedang mencari buahnya
lalu terdengar celoteh anak tolol slengekan dari balik layar
" buah dan perempuan, ehm buah dada dong?"
MATAMU SUUU! umpatku pada anak dibalik layar itu, yang ternyata aku, hahaha
buah dari doa yang selama ini kita panjatkan
buah dari rindu yang kita sama sama tau
buah dari keberadaan kita
buah dari apapun yang kita lakukan untuk mendekatkan
akan kah sampai ke pendopo perjumpaan?
kita mohonkan pada Tuhan
apapun yang terjadi aku inginkan temu
tetapi jika pun Tuhan belum mengijinkan
kita adalah rasa yang belum ada buahnya.
dan kuberharap akarmu semakin kuat
batangmu semakin kokoh
cabangmu semakin bercabang
dan rantingmu semakin ranum ditutup daun yang rimbun.
dan aku memang hanya embun yang mengering dihajar terik.
lalu datang lagi
dan lagi
dan lagi
dan lagi
dan mati.






Jumat, 09 September 2016

apakah rindu itu? kekasihku

"apa yang kau tahu, perihal rindu," katamu

sepi pun menjawab, rindu mengajarimu, bagaimana berdamai dengan waktu
.
.
"tapi apa yang kau tahu, tentang waktu," katamu

tik tok jam bergumam, waktu membuatmu tahu bagaimana sebaik-baik menunggu
.
.
"lalu apa yang kau tahu, soal menunggu," katamu

ruang yang kosong itu berkedip kepadamu, diamlah maka kau akan tahu perasaan rindu
.
.
"tapi apa itu rindu, waktu dan menunggu, kekasihku?" tanyamu

dan terdengar Firman itu: kau hanya bisa merasakan bila menjadi debar dalam sajak-sajak-Ku



(agus noor)

Rabu, 07 September 2016

sekilas cahaya

cinta adalah kata cahaya, ditulis oleh tangan cahaya diatas halaman cahaya.

(kahlil gibran)

dari sajak di atas aku hanya bisa menemukan satu makna: "Tulus"

Sabtu, 03 September 2016

Jumat, 02 September 2016

kasih sayang

angin bergemuruh mengusir awan agar tidak hujan, agar aku bisa pulang, agar aku bisa kembali kepada kesepian kesepian yang semakin riuh di kepalaku. jakarta sepulang kerja waktu itu tak ada, yang ada hanya sepi, dimana-mana sepi, jakarta itu sepi bahkan saat macet.
berangkat dari kata sapardi "yang fana adalah waktu, kitalah yang abadi."
yang fana adalah tubuh, aku akan tetap utuh.
yang fana adalah kata, maknalah yang abadi
yang fana adalah ragu, yang abadi itu aku dihatimu :p
yang fana adalah kuliah, yang abaadi itu skripsinya, hahaha
bernagkat dari lagu donna

Di sebuah gerbong yang membatasi pasar
Ada seekor anak sapi dengan mata yang berduka.
Jauh tinggi diatasnya ada seekor burung layang layang,
mengepakkan sayap dengan cepat melintasi angkasa.
Betapa angin angin itu tertawa,
mereka tertawa sekuat mereka.
Tertawa dan tertawa sepanjang hari,
serta separuh malam musim panas.
Donna Donna Donna Donna,
Donna Donna Donna Don,
Donna Donna Donna Donna,
Donna Donna Donna Don.
“Berhentilah mengeluh!”,kata si Petani.
Siapa suruh jadi anak sapi?
Kenapa tak kau punyai sayap untuk terbang?
Seperti burung layang layang, sangat bangga dan bebas.
Anak anak sapi mudah diikat dan dibunuh
tanpa tahu alasannya
Tapi siapapun yang mencari kebebasan,
seperti burung layang layang, harus belajar terbang.

apapun ya nduk yaaa, terus berusaha usaha saja semampunya ga usah kasih ampun tubuhmu, hingga kamu tahu batasanmu. jangan cari alasan yang melemahkan dan ga usah menye-menye  bikin pembelaan.

bisa??





Senin, 29 Agustus 2016

harap harap tak cemas

namanya juga cinta ya pengen tau lah apapun tentang yang dicintainya, entahlah ini bener atau salah. ini seperti kisahku dulu malam satu suro pergi ke sebuah air terjun di lereng gunung lawu saat tengah malam gara-gara diajak sama bapakku, di bawah air terjun membiarkan ubun-ubun ditatah air lalu duduk bersila , telapak tangan saling menempel didepan dada dalam keheningan tengah malam yang dingin dan penuh konsentrasi sambil membatin "gek aku ki ngopo to yoo?". hahaha
sebagai stalker yang baik, maka saya akan diam saja tanpa berkomen apapun. pun begitu kamu harusnya seolah-olah ndak tahu dong aku stalkerin seperti ketidak tahuanku kamu jadi stalker blogku :p . seolah-olah ndak ada apa-apa, seolah-olah ndak tahu apa-apa dan seolah-olah tak saling cinta.haha
yasudah silakan tentukan tanggal yang masuk akal buatku dan kamu jika inginkan pendopo perjumpaan.

Sabtu, 27 Agustus 2016

blakontang

tidak perlu banyak ngomong
tidak perlu banyak cingcong

i  miss you

kata basi

satu kali temu memang jauh lebih bermutu dibandingkan ribuan sajak rindu
jujur saja sekarang saya sudah malas
toh ga males pun ga ngapa-ngapain hehehe
aku bayangin kalo emang ketemu beneran kayanya saltingnya juga bakal ga karu-karuan.
tapi apa lagi bahanku to nduk selain njenengan -_-
aku sering lupa sama kamu saat ketawa tawa tapi inget lagi saat sepi
dan sekarang ini sedang sepi
blak-blakan saja
aku jadi stalker IG mu tiap hari tapi udah di private lagi
aku buka blogmu tiap hari tapi jarang nulis lagi
aku buka twitter tmblr dan facebook itu lagi ltu lagi
jadi bingung harus ngapain
bahkan mmelupakanmu juga ndak boleh kaarena itu akan semakin menguatkan memoriku untuk semakin mengingat. katamu

jadi?

bagaimana aku bisa baca buku yg sampulnya masih ditutup?

sudahlah ndak usah mas.

aku juga pengennya gitu.

trus?

itu sama saja seperti pakai baju dulu baru bh

hmmmmmm

perlu merubah budaya dan kebiasaan lama

trus aku harus ngapain?

cobalah untuk biasa saja ndak usah baper-baperan kalo perlu cengingisan saja sekalian

mana bisa?

ndak tauuu sebelum di coba

alah modusmu ae paling itu mas

ya kan aku juga cari cara buat pdkt lagi,wkkkk ndak ko  itu tulus lha wong aku juga sudah hampir mati dihajar rindu. kalo perlu postinglah fotomu sama cowok barumu biar aku semakin yakin utk merubah kebiasaanku.

yaelaah. dasar beban hati !

hehehe sorry










Sabtu, 20 Agustus 2016

senyum

senyum terbanglah dan hinggap kebibirnya yang manis
senyum mengelilingi angkasa, mencari hati yang luka
jika biibir adalah kopi maka senyum adalah gulanya
dan apapun keadannya tersenyumlah

senyum seperti cinta, seringkali tak terkata
karena misterinya itulah yg membuat kita sering menduga-duga
bahkan banyak yang ke GeeRan karenanya

senyum seperti perempuan seringkali sulit dimengerti bahkan dirinya sendiri
senyum mengembang tanpa kita sadari ketika sendiri dan berimajinasi, sampai sampai ngomong sendiri, itu bukan gila!itu justru bukti bahwa otaknya masih bekerja.hahaha
.


sayang

dalam senyummu aku seperti menemukan kejanggalan pada sesuatu
ada rindu, ada madu, ada syahdu bahkan sendu
bibirmu yang indah aku kenang
penuh keajaiban tentang pahit manis
selalu tersenyum
tersenyumlah
sayangku
pada sajak rindu ini aku menantikan sepotong senyum
sepotong senyum yang manis, potonglah dan kirimkan untukku
bukan aku berhak atas senyumu
tapi aku mohon sedekahmu
akulah pengemis senyum

satu kisah

pertolongan senyum
seorang gadis sembunyi dibalik senyum saat skripsi mencarinya


Sabtu, 13 Agustus 2016

lupa

berasa kering berasa sering berasa bodoh
ah.. tolol!
pada suatu masa aku bosan dengan kisah
cinta yang enggan tumpah
mencinta memang bukan perihal kata
mencintai itu merasakan apa yang tak terkata
ah.. semua akan lucu papda waktunya
kita selalu berdebat tentang rasa
kenapa yang indah selalu susah dan berakhir pasrah
memang hidup itu tentang ujian
cukup ingat saja kata Tuhan
kamu tak perlu memecahkan masalahmu
cukup bersabarlah
celah celah kebahagiaan akan terbuka dengan sendirinya
di dunia  yang penuh kemesraan ini
aku ingin bicara padamu
lihat polaku di atas
ga jelas kemana arahnya
aku memaksakan menulis tanpa tahu yang harus ditullis
walau kita saling diam bukan sebab tidak merasakan apa-apa tapi karena sudah
tidak mengerti akan semua bahasa
dan aku kosong
aku pandang basah hujan yang enggan diam gemeratak beradu dengan atap
aku belajar pada bahasa hujan
hanya melangkah dan berlalu
tanpa dingat lagi bahwa hujan yng mengisi ember-ember kosong itu
bahwa hujan yang menjelma menjadi sup di mangkukmu
ah.. barangkali hujan hadir untuk dilupakan
bahkan untuk dimaki saat banjir
ingat yaaa...
hujan hanya menuruti perintah Tuhan, bahwa air mengalir dar tempat tinggi ke rendah
lalu meresap..
dimana salah hujan jika kita yang menutup resapan itu?
kenapa kita mengumpat hujan?
ah.. hujan memang datang untuk sekedar dilupakan
hujan yang tulus menjelma ke hati manusia
menyiraminya hingga subur dan mengindah
lalu pongah
ah.. hujan memang benar benar hadir untuk dilupakan







Kamis, 21 Juli 2016

kasih judul ga yaaa.....

jika menurut sapardi puisi adalah bunyi
menurutku puisi punya ritme sendiri punya alunan sendiri
punya musik tersendiri
dan jika ditambahin musik lagi kebanyakan irama
dalam seni memang harus pas itu menurutku
tapi jika sudah dibikin lagu ya sah sah saja
toh setiap orang punya selera berbeda
dan aku dengan selera baca puisi dalam hening
resapi permainan katanya
temukan ketukan di dalamnya
dan nikmati melodi di setiap hurufnya
bahkan sangking nikmatnya melodi puisi aku bisa tak peduli pada arti puisi itu sendiri
dan kata joko pinurbo
"seringkali aku bikin puisi, setelah jadi aku bingung apa artinya. yasudah aku serahkan makna pada pembaca.hehehe".
mbah jiwo lebih pekok lagi
"aku ga ngerti sama sajakku sendiri, tapi suatu saat aku akan buka kembali lalu ketawa ketiwi"
hahaha
owalah...
dan puisi punya banyak intepretasi jika dilihat dari satu sudut sudah jelas ya selesai, harus banyak sudut pandang.bahkan saat baca berkali kali bisa menemukan makna yang berbeda di setiap saatnya. mungkin saat baca malam kamu mengertikan ini, saat sedih kamu mengartikan itu dan saat hening kamu mengartikan anu.
puisi juga bukan taman bunga yang harus panjang kaya broadcast lebaran ini kata mbah tedjo harus orang cerdas yang bisa bermain kata paling singkat tapi maknanya dalam dan luas, seperti puisi sitor situmorang yang berjudul:
malam lebaran

rembulan di atas kuburan

atau puisi sutardji calzoum bachri:
"Mari pecahkan jam dinding ambil jarumnya jadikan luka"
indah dan bikin berimajinasi. asu tenan cerdasnya ya hahaha
sekilas tauku ttg puisi, dan itu menurutkuu jadi terserah aku dong.. jika ada yang kurang berkenan pesanku: silakan sarapan.heuheuheu
oiya untuk perempuan itu, aku doakan sejahtera selalu yaa.. Tuhan memberkati aamiin 
maaf aku menyapamu dibagian paling akhir, karena aku mau kamu yang terakhir.kekasih


Kamis, 14 Juli 2016

:)

aku memperhatikan dari angkutan umum sepulang kerja
seorang tua dengan wajah penuh kerut tapi cerah
pemulung dengan tangan kanan pegang tongkat jalan tangan yaang lainnya karung
pakaian rapi walau seadanya tapi bersih
tanda beliau menghormati pekerjaanya
bayangkan seseorang berjalan dengan dengkul dua
pantang mengemis pantang menangisi nasib
dia bisa memulung
berjalan dengan tulang kering yang bengkok
di balut kain dan bengkak
ya Tuhan membayangkan pun sudah sakit
kehidupan yaa...
aku belajar tentang manusia yang ga manja
manusia yang enggan meminta
pantang menyerah
betapa hebatnya beliau mensyukuri organ tubuh yang tersisa
ga taek-taekan kebanyakan alasan
yang baru pilek aja sudah lemes males pulang kerja ngeluh pegel, hadeeh akuuu.
betapa nyerinya tulang kering yang patah menahan beban tubuh saat menapak bumi
betapa sakitnya tulang kering yang bengkok saat hendak menunduk mengorek tong sampah
betapa sedihnya saat jongkok karena menahan berak
dalam sekejap Tuhan menunjukan caara bersyukur
semoga hidupmu bergelimang pahala pak tua..

pola

hilang
lenyap
kosong

tiada
hampa
sunyi

hujan!

kelok rambu jalan
tersesat
mati dgn cantik
aku ingin

rambu kepada jalan
menjelma
hidup
rangkai
peta

ngawur

bedah
rusak
bego!

gila
hitung
degub
jantung
rindu!


balada orang tua yang sekarat malaikat tak sanggup menahan tawa saat menjemputnya
akhirnya ga jadi
mati!

perempuan
jalang
owalah

jika malam
jika mimpi
dalam mati
sunyi

berenda
basah
gila!

aku

bahagia
hehe
haha

apa?

hanya

rindu
itu
rindu
itu

pasang
urban
tari
ratu
itu

rindu
aku
mau
aku
dirimu
aku
ngilu
itu

bertanya?
arti?
ga ada!

silakan

Jumat, 01 Juli 2016

coretan awal juli


akan tiba suatu masa ketika sayap kupu hinggap di tempat yang tepat dan berhenti berkepak
pada suatu hidup waktu adalah kepakan sayap kupu 
berpindah dari hinggap ke hinggap dan tak melulu tentang bunga 
madu bunga itu sudra, katanya 

ya Tuhan yang menciptakan Ramadhan aku merinding
di bulan ini ibadah begitu mudah setiap detiknya terasa indah momen yang pas untuk berbenah
ampuni segala kesalahan kedua orang tuaku, ampuni kesalahan kekasihku ampuni semua orang dan ampunilah aku 
bimbinglah kami agar semakin mesra denganMu

angin ramadhan berbisik cepatlah mudik 
waktunya menumpahkan rindu yang semakin mengusik
jangan mengeluh tentang macet jalanan justru itulah yang buat kamu semakin terdidik
bermimpilah semimpi-mimpinya dan kau akan terbangun saat arus balik.




terima kasih atas nikmatMu ya Tuhan 

Minggu, 26 Juni 2016

bismillah

di malam ramadhan yg penuh berkah ini 
aku berdoa 
ya Tuhan 
aku ingin berbincang sama riri 
aamiin

Rabu, 22 Juni 2016

pagi ri

untuk
seorang
perempuan
yang pergi

do you know
that i've been out of my mind
this slow life i'm waiting for you
to swing me all of your line
do you know

―  without you, oh wonder

aku tidak pernah ragu akan
kemampuanmu melepaskanku.
tidak pula aku ragu bahwa kamu
berani hidup tanpa kehadiranku
walaupun kamu pernah berkata:

"bohong jika tidak ada kesedihan
di dalam diriku saat kamu pergi."

seperti aku mengakui bahwa di
balik senyum dan tawaku
sesungguhnya adalah rasa sepi,
murung, dan rindu, yang
sebabnya hanya satu:

kehilanganmu.

"jatuh cintalah," katamu.


jatuh cintalah, katamu, agar kita tidak
saling bertarung siapa sebenarnya di
antara kita yang paling patah hati.

tetapi bagaimana caranya aku
bisa jatuh cinta lagi,

jika masih dirimu dan hanya
kamu yang menjadi tujuan
harapan-harapan terdalamku?

"jatuh cintalah," katamu

agar kita tidak bertanya-tanya situasi
satu sama lain: "sedang sedihkah
atau berbahagiakah dia?"

tetapi bagaimana aku berpaling,
jika sebagian besar kesenduan
dan kesyahduan pikiranku masih
seutuhnya bergantung pada
kabarmu?

"jatuh cintalah," katamu,

agar kita tidak diserang rasa nelangsa
dan sakit kesepian

tetapi bagaimana aku merangkai
senyum untuk diriku sendiri, jika
seluruh alasan agar cuaca hatiku
cerah adalah kedatangan pesan-
pesanmu untukku?

kamu adalah sang
pemberani.

tidak pernah aku ragu
bahwa kamu mampu
melepaskanku.

tetapi, aku si
penakut. selalu
enggan menerima
kenyataan bahwa
kamu sudah siap
sepenuhnya pergi
dari hidupku.

I MISS YOU


(Karya B. Batubara)

Sabtu, 11 Juni 2016

DALAM DOA (Sapardi Djoko Darmono)

DALAM DOA : I

Kupandang ke sana : Isyarat-syarat dalam cahaya
Kupandang semesta
Ketika Engkau seketika memijar dalam kata
Terbantum menjelma gema

Kemudian daun bertahan pada tangkainya
Ketika hujan tiba. Kudengar bumi sedia kala
Tiadapun diantara Kita: dingin
Semakin membara sewaktu berhembu angin

(1968)


DALAM DOA : II

Saat tiada pun tiada
Aku berjalan (tiada-
Gerakan, serasa
Isyarat kita) kita pun bertemu

Sepasang Tiada
Tersuling (tiada-
Gerakan, serasa
Nikmat): Sepi meninggi

(1968)

DALAM DOA : III

Jejak-jejak bunga selalu; betapa tergoda
Kita untuk berburu, terjun
Di antara raung warna
Sebelum musim meninggalkan daun-daun

Akan tersesat dimana kita
(terbujuk jejak-jejak Bunga): nantinya: atau
Terjebak juga bayang-bayang Cahaya
Dalam nafsu kita risau

(1968)

Sapardi Djoko Darmono

tak sanggup aku tak menangis ketika membaca semua ini
aku terisak keindahan kata sapardi
sang perenda hujan bulan Juni
sehat selalu ya pak Sapardi
puisimu indah!
aku ingin berbagi keindahan ini denganmu
Dengan puisi ini aku serasa memelukmu dalam doa
Indahkan juga harimu
Dan  maafkan aku...

Riri Putri Ramadani

Rabu, 08 Juni 2016

ah

yasudah aku menyebutmu jalang!
penari telanjang 
yang bugil 
meliuk liuk di atas awan 
kedinginan 
dan menggigil 
lalu kesepian
dan terisak
kau seorang jalang yang mengalun indah di kepalaku
kau seorang jalang ramadhan yang berlumur rindu

hei jalang !
bekunjunglah kesini
jika enggan
biar aku bakar birahi rindu ini
agar bercahaya
memancar hingga kesana  
lalu menjadi abu sepii

aku menangis
jika mengingatku adalah deritamu
bakarlah kenanganmu di puncak gunung itu
agar aku moksha dengan sempurna..

Kamis, 26 Mei 2016

menunggu (karya : ami rasyida)

 Kepada kamu

Buku yang kau sentuh di meja
pajangan itu aku cemburui,
karena setiap kata yang kau baca
berani duduk dalam pikirmu.
Bukan celotehku yang sempat kau
dengar, yang mungkin esokpun
engkau lupa. Sebuah kehormatan
bagiku untuk bisa berjibaku
dalam sebuah renungan hingga ia
dapat dituliskan dalam rangkaian
kata-kata. Semoga kamu dapat
membacanya berkali-kali. Kelak,
setiap tulisanku terbit, barangkali
namaku dapat mengabdi dalam
pikiranmu.
Aku
adalah orang yang kebingungan dalam
menyalurkan perasaan. Tidak tahu cara
memulai percakapan. Tidak tahu cara
menyemangatimu dalam kegelapan.
Bagaimana kebingungan ini diutarakan?
Rasanya pikiranku terlalu kikuk dengan
dogma bahwa perempuan hanya dapat
menunggu perihal perasan.

Sembari menunggu keberanian
melawan dogma itu tiba.....

Ijinkan aku mengutarakan satu suara
hati

DULU...
Pernah suatu ketika sebuah kata-kata
cinta berlabuh pada manusia lain,
bukan kamu. Tapi sayangnya, aku akui,
kata-kata yang berisikan; Janji, Asa, dan
Tawa itu kandas tertelan waktu

Kegagalan dalam perihal perasaan itu
diperlukan. Kita memang perlu belajar
bahwa sebuah perasaan perlu
beriringan dengan kedewasaan. 😊




Maafkan aku tentang pembenaran yang
kekanak-kanakan ini.

LALU.
Bagaimana beraninya sang pemimpi ini
kembali belajar mengagumi? bersiap
diri kecewa kembali?

KAMU.
Kamu bukan orang yang aku
inginkan untuk kembali menjadi
pelajaran, tetapi menjadi
seseorang yang menjadi alasan
mengapa pertemuan-pertemuan
dengan masalalu memang
diperlukan.

Barangkali kita dapat merasakan,
bahwa sebuah kebahagiaan
memang sebuah tepi dari
kesedihan
Kepada kamu, yang enggan namanya
kusebut. Semoga doa-doaku
tentangmu dapat membuatku
memupuk keberanian untuk berkata
"selamat pagi" hingga muncul di layar
ponselmu.

(ami rasyida)

Selasa, 24 Mei 2016

linglung

heeeiii kamu 
aku malu
malu akuu padamu 
aku ingin ungkapkan itu 
aku lagi lagi malu 
ingin aku bilang semua malu aku
tetapi jika ga bilang itu bukan aku 
yasudah aku pertahankan maluku dan sembunyi di balik rindu

bumi dan manusia 
alam dan isinya 
manusia dan kodratnya
pelangi yang melengkung murung 
kapankah kau tersenyum?
badai telah usai
tinggal rintik kecil 
untuk mengenang 
sebellum pamit pulang
cahaya rinai pelangi tetap saja murung
aku bayangkan saja lengkungannya seperti mulut tersenyum

lalu bintang jatuh

Selasa, 17 Mei 2016

kamu

di bawah pohon jambu di permainan bodoh kita berjumpa 
kamu ini mega cerah sumringah turun dari jannah yang bercanda dengan jibril lalu turun ke bumi.
di bumi yang lain seorang tengadah meminta berkah jatuh 
dan kamu hinggap
saling tersipu 
saling lirik 
saling malu  
saling mau
saling seru 
saling bincang 
saling telanjang
ah andai saja aku mencapaimu 
kegelapan adalah terang benderang
yasudah lepas cemasmu 
aku menjelmamu 


Senin, 16 Mei 2016

Gerimis Kecil Di Jalan Jakarta, Malang

seperti engkau berbicara diujung jalan
(waktu dingin, sepi grimis tiba-tiba
seperti engkau memanggil-manggil di kelokan itu
untuk kembali berduka)

untuk kembali kepada rindu
panjang dan cemas
seperti engkau yang memberi tanda tanpa lampu-lampu
supaya menyahutmu, Mu


Sapardi Djoko Darmono
(1968)


ternyata kisahku udah di tulis sapardi puluhan tahun yang lalu
apakah benar masa depanku dibelakang?

Minggu, 15 Mei 2016

"jika"

jika kamu mencariku seduhlah kopi pahit
aku sedang menikmatinya bersamamu, aku didalam kopimu
cepatlah minum sebelum dingin.
jika kau mencariku doakanlah aku
didalam doa kita berbincang dan berpelukan.
jika kau mencariku usaplah dahimu hingga terpejam matamu
ada aku di kegelapanmu..
jika kau mencariku didalam hingar bingar pasar aku tak kesitu
lagi males becek..
jika kau mencariku cukup diam saja dan biarkan hening
kamu akan mendengar ketukan pintu dari hatimu
aku terkunci didalam...

Rabu, 11 Mei 2016

exit

orang ngomong
anjing gonggong
kalian berisik!

ngomong yang bener dong yo

bener
sudah ?

akhirnya sepi!

dan aku suka sepii
sudah?
sepi membuatku tak pernah merasa kesepian

apa bedanya?

sepi itu pasrah
kesepian itu musibah karena tak menikmati keadaan

hati mana yang ingin sepi?

tak ada

trus apa?

setiap hati ingin cinta

tapi kenapa sepi?

karena punya pilihan

trus?

sepi adalah ruang tunggu

owh

yup

kesepian?

pintu keluar






Rabu, 04 Mei 2016

bingung mo ngasih judul apa

seminggu lebih di hajar tugas...
ga pernah aku serempong ini sama tugas, ucapanku selalu sama tiap ada tugas "yaelah hal remeh temeh kaya gini, ngotor-ngotorin kepala saja!". hahaha tapi ga  untuk seminggu ini. aku ingin berkegiatan dengan tugas, aku harus bergegas beranjak dari sini dan pergi mencariri...
ternyata nugas asyik juga ya
nugas itu buas
rasakan pressurenya wuiihh, apalagi kalo udah mepet rasanya seperti berada di atas conveyor yang ujungnya mulut singaa hahaha.
nugas beringas
semua orang sepaneng mikirin itu, bahkan ada yang otaknya lepas dan jatuh ke tanah lalu di buang saja, haha nugas memang bukan butuh otak doang yaelah bahkan ga perlu liat materi dan  soal . dia cukup butuh koneksi dan faktor penunjangnya distribusi yang lancar.. hahhaha
sebab tugas adalah kewajiban maka yang di tugasi harus mengerjakan, naah mengerjakan pun banyak versi ; ada yang nyontek, ada yang minta tolong kerjain temen, ada yang temennya tanpa diminta udah ngerjain tugas temenya, ada yang ngumpulin lembar kosong. bahkan ada yang sebelum soal dibikin udah ngerjain.
aku contohnya. hahaha apapun itu kerjain sajalah entah bagaimana caranya yang penting ngerjain.  pasti pada nanyain "kalo cuma nyontek dan di kerjain temen, berarti ga jujur dong?" . ya emang kenapa kalo ga jujur jika di kerjain temen buat nunjukin kalo dia ga sombong walaupun sebenernya mampu dan lebih menghargai kerjaan temennya , hahaha niat orang siapa yang tahu kan? 
ojo kagetan
ojo nggumunan
ojo dumeh
tiga prinsip itu yang banyak di pegang orang jawa,
makanya bapak jokowi sering bilang "biasa saja", kehkehkeh
bagi yang belum tau maknanya, cari tau saja sendiri, hahaha
tergantung ndasmu saja mikirnya gimana, kita juga ga bisa mengatur  niat orang,heuheuheuheu
so mari kita ngapain?
ga usah ngapa-ngapain tanggung jawab saja sama tugas di hidupmu dan cengingisanlah!






Jumat, 29 April 2016

......



Heuheuheu
Dangkal memang dan Cuma teriakan
Itu yang kulakukan
Di jaman sekarang ini susah dibedakan antara diam itu emas murni
Atau diam karena memang tidak mengerti atau bahkan tak peduli!
Dari sekedar “Biasanya” yang jadi opini terus membudaya dan sekarang di percaya sebagai fakta
Owalah
Justru karena aku menikmati semua ini maka lahirlah riakku
Justru karena aku menikmati!
Ya sudahlah jika ga bisa saling paham-memahami maka aku memilih .....




titik itu kuserahkan padamu, terserah apapun yang kamu tulis

Rabu, 20 April 2016

Kepada R

kau suka puisi aku suka puisi
aku suka cara puisi menggetarkan hati
puisi tempat terbaik menanggung kesedihan
dan jalan terindah untuk mengungkapkan perasaan

dan tentang kamu
aku pilihkan ini
untuk wakilku
kepada : Yth. Yang Ku Cintai
               Di Hati

ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
ialah ia yang terus mencintaimu,
selalu berjaga dalam kesedihan dan kebahagiaanmu

tanpa pernah engkau tahu

ialah yang menggeletar dalam doa-doamu
dan kaupun tentram karena merasa
ada yang selalu menjagamu

tanpa pernah engkau tahu

ia diam-diam menjelma bayanganmu,
hingga bahkan pun dalam sunyi
kau tak lagi merasa sendiri

(agus noor)

Senin, 18 April 2016

asaol

selamat pagi kangen hehe
selamat pagi ririndu
rindu punya nama baru yaitu kamu heuheuheu
kamu bkan lagi menjadi bagian rindu, tapi rindu adalah kamu
kamu yang tak lepas dari peluk yang jauh dari pelupuk
kisahku ini tentang kesedihan, aku sangat menikmati ini
bahkan saat ga sedihpun jadi pengen sedih
baru kali ini aku rasa sedih terasa begitu bikin nagih
aku menemukan bongkahan makna disana
seperti di ceritaku sebelumnya
kebahagiaan memang akan terasa hambar jika tanpa kesedihan di dalamnya
pun begitu sebaliknya 
maka aku juga bersemangat hidup sehat hehehe
seperti katamu istirahato di eman-eman awake.
hidupku teratur lho hahaha
tidur jam 9 bangun setengah 5
mungkin kamu bakalan bertanya, aku harus ngapain?
ga usah ngapa-ngapain yaelah rempong amat hahaha
aku sadar seluruh tulisanku dari kemaren-kemaren malah menjauhkanku darimu
aku sadar tulisanku malah bikin kamu merasa bersalah
hahaha
jadi apapun itu silakan
aku ini bukan apa-apa yang mo ngapa-ngapain
aku cuma manusia yang mencintai manusia lainya
walaupun hanya sekkelebatan senja itupun sangat bermakna
makna keindahan dari sebuah kehilangan
makna dari sebuah kerinduan bahkan ketika
sudah tenggelam pancaran cahaya itu masih terkenang.
aku menunggu cahaya itu terbit kembali
untuk kesekian kali
walaupun akan tenggelam lagi
aku yakin pasti terbit lagi
dan tenggelam lagi
terbit lagi
lalu..
laluuu..
laluuu lalang..
"lalu kita saling bertanya
apakah ini? cinta?
keduanya tak mengerti"..
yang di dalam tanda petik itu kutipan dari chairil anwar
aku suka kata itu hehehe
aku,kamu dan waktu di ruang tunggu
dapet nomor antrean yang ke seribu
yang masuk baru satu
setabah itukah rindu?

Minggu, 17 April 2016

ga perlu judul



Selamat senja Tuhan
Selamat senja kepada semuanya
Selamat senja kekasih
Kayanya baru ini ya saya mengucapkan selamat senja, hehe
Pagi kebanyakan gairah kurang perenungan kalo mo pinjem kata mbah tedjo
Bingung mo cerita apa
Aku sekarang mendengarkan suara burung dari tape recorderku
Sambil nyender atur posisi paling nyaman, sambil terkantuk-kantuk
Walaupun tape recorder sudah umum dijumpai sekarang ini, tapi aku masih heran kenapa alat kaya gini bisa mengeluarkan suara yaa, ini memang sekedar alat tapi emang berguna si. Suara apapun bisa keluar dari sana hanya dengan ilmu colok saja,hehehe sering aku tempelkan kuping ke speaker tape ku ini berharap ada suara tanpa kucolok, suara yang keluar begitu saja tanpa ku atur harus nyetel apa. Suara yang paling merdu kuharap keluar dari situ mungkin lantunan musik surga atau apalah tapi tak pernah kudengarkan untuk sekarang ini, pernah aku tempelkan speaker ini ke secangkir kopi biar kudengar kesedihan didalamnya walaupun tetap tak terdengar apapun, aku masih mencari keajaiban di alat ini, hehe aku tempel ke gitarku, topiku bahkan ke knalpot motorku! Tapi apalah masih tak dengar juga dari sana. Pernah sekali aku tempelkan ke kuburan tapi speaker inipun masih enggan bersuara, aku membayangkan saat semua orang di padang mahsyar saat semua makhluk di kumpulkan untuk menunggu giliran menimbang kebaikan, mungkin kita akan mendengar nama kita melalui speaker juga.   iseng-iseng aku juga tempelkan speaker ini ke foto kekasihku sambil mendekatkan telingaku berharap bisa denger suaranya lewat situ,mungkin saat saat itu dia sedang bergumam karena kangen aku,, hehe