Cahyo Pangurakan's blog
Minggu, 05 April 2026
Husnul khotimah
Kamis, 26 Maret 2026
Surga
Minggu, 25 Juni 2023
hampa
Karya: Chairil Anwar
Sepi di luar. Sepi menekan mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti.
Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat-mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan bertempik
Ini sepi terus ada. Dan menanti.
Selasa, 06 April 2021
Sabtu, 06 Maret 2021
Gurem
Senin, 01 Maret 2021
goblok
bayangkan sebutir beras jatuh di lubang hidungmu tersedot dalam tarikan nafas kencangmu menacap di kerongkongan hingga kau tersedak dan mati. atau sebakul beras sehabis masak dari dari dandang di atas tungku tumpah dipunggungmu lengket dan panas, ada seseorang yang bersikeras memendam kenangan dan menyimpannya walaupun itu berarti siksa, ada yang memanggil nama seseorang dengan kencangnya berharap datang padahal yang di panggil udah tiada bukankah itu siksa? jangan kan memanggil membayangkan wajahnya pun seperti siksa lalu entaahlah yg bagiku siksa belum tentu bagimu, yang bagimu siksa belum tentu bagiku. dan semoga kita semua setuju siksa adalah guyuran nikmat yang tertunda lalu luka yang dihasilkan dari siksa bukan hanya harus menyembuh tapi harus mengindah dan membarokah, semoga.
Siksa adalah bau busuk percintaan katamu
Bahkan lebih siksa lagi percintaan busuk yg tanpa bau
Dan yg paling tersiksa adalah sama sama tak bau apa-apa lalu saling menuduh
Tanpa bukti
Hanya asumsi
Mungkin ini, mungkin itu mungkin anu berkeliaran di pikiran
Sekali lagi hanya asumsi
Lalu sama sama bersedih untuk hal-hal yang tak perlu
Ingat "kesedihan yg salah adalah sumber masalah" lalu sama sama mempersalahkan hal-hal yg belum tentu kejadian. Mengungkit ungkit masa lalu yg bahkan sama sekali tak ada hubungannya denganmu tak ada hubungannya dengan saat bersama-sama.
Jika memang cinta masa depan saling suci.
Katakan: kamu lahir ketika aku mulai jatuh cinta padamu
Dari lahir kita bersama
Bukankah mesra kalo kita saling percaya saja
Bukankah semua bisa selesai dengan di jelaskan ?
Yang masuk akal tapi hati mulai meragu
Di iyakan sajalah
Berbondong-bondong kalimat itu mendera kepala lalu meledak
Menjadi kalimat tanya
Curiga
Malas menjelaskan hal yang sama
Pertanyaan pun nyaris sama terus berulang
Hingga timbul karangan yg keluar konteks
Lalu
Saling menyalahkan
Siapa suruh nuduh
Siapa suruh ngarang
Hingga pada suatu ketika
Buntu
Komunikasi macet
Yang bertanya sudah tak percaya jawaban
Yg tertuduh sudah muak menjawab
Diam dan hening
Suntuk
Cari pelarian
Sabtu, 27 Februari 2021
Maaf
byaaaak jantung pisang merekah tepat di penglihatan daliman, seperti sedang bertatap-tatapan antara jantung pisang dengan daliman membuat daliman senaang bukan main. daliman yang kesehariannya mendapat tugas ngangsu dari kakeknya terheran, aku takjub melihat jantung pisang yang sudah terbuka tapi baru kali ini melihat prosesnya byaaakk waaah secepat kilat, pertaanda apa ini kenapa jantung pisang itu menunjukannya padaku, jantung pisang yang di desain Tuhan berwarna gelap ungu tua runcing dibawah dan kaku dan rela jatuh setelah memastikan pisang yg di atasnya cukup mandiri buat bertumbuh dengan ikhlas. dan aku melihatnya merekah, peristiwa agung ini aku akan abadikan dan akan ku kenang selamanya, saat nanti aku ketemu Tuhan aku akan mengucapkan terima kasih atas jasa baiknya yang telah mengijinkan aku melihat jantung pisang merekah.
Teringat Kakek dulu Pernah bercerita sejak jaman nenek moyang percaya melihat jantung pisang merekah adalah sebuah anugerah,santer tersiar legenda jaman dulu di pojok desa tempat daliman tinggal terdapat seorang Peri secantik dian sastro tapi masih di kali 7 yang tinggal di dalam jantung pisang itu selalu telanjang dan orang-orang disana percaya melihat peri telanjang adalah sebuah keberuntungan. maka melihat jantung pisang merekah disana adalah idaman setiap warga dan pada saat kakek sekolah dulu sering dituliskan di kolom cita-cita kelas 1 SR. setelah kejadian itu daliman sekarang menjadi manusia tangguh dan kuat dia yang awalnya sering gugup dan plonga-plongo jika harus berhadapan dengan orang yang bahkan dia kenal dengan sekarang lebih PD karena dia punya juga punya sesuatu walaupun sekali dalam hidup. heleh sepangkat-pangkatnya dia pasti belum pernah melihat proses jantung pisang merekah, ujarnya dalam hati.
menceburkan ember ke Sumur dengan perlahan memastikan air masuk ke ember dengan baik dan benar dan menariknya dengan penuh pengalaman dan sedikit air tumpah yang kembali ke dasar sumur pyek pyeek mungkin begitulah cara menimba air yang baik dan benar. dalam profesinya sebagai tukang ambil air daliman tak banyak berjumpa orang paling hanya sesekali orang yang ke sumur untuk sekedar numpang buang air di sela-sela pengajian yang kakeknya pimpin itu pun dengan terburu- buru dan daliman yang biasanya hanya menunduk sopan sekarang lebih cekatan dan terampil menghadapi orang, saat ada yang datang untuk buang air silakan pak gratis dan jika sudah selesai dia mengucapkan terima kasih telah menabung di kakus kami. terima kasih kembali saya ikhlas pak jawab salah satu pengunjung kakus. hal itu pun membuat orang-orang yang datang tertawa geli dengan celetuknya. guyonan- guyonan pun bertebaran di kakus. suasana kakus yang menjadi tempat kerja daliman menjadi tidak gamang dan seformal kakus pada umumnya, tentu saja itu akibat daliman yang pernah melihat proses jantung pisang merekah.
daliman merasa dirinya adalah orang yang sangat di istimewakan sama Tuhan kejadian malam itu telah mengubah hidup daliman sepenuhnya, perempuan yang dari dulu dicintainya tanpa basa-basi langsung dia lamar dan di iyakan oleh pasangan bahkan orang tuanya, dan tanpa pikir panjang dia buka usaha dengan berjualan buah pisang dari kebunnya setelah berfikir untuk menghidupi keluarganya, hidupnya berjalan lebih asyik dari sebelumnya mengindah bahkan mungkin barokah.
sekarang daliman sudah menikah dan hari-harinya dii penuhi keberuntungan dan kebahagiaan, anaknya 5 berprestasi dan usahanya lancar jaya ber hektar-hektar tanah kebun pisang sudah di kuasainya,santunan anak yatim tiap minggu dilakukan jantung pisang benar-benar telah merubah hidupnya hingga sangking beruntungnya daliman pernah diundang untuk menjadi motivator dalam bidang usaha daliman yang hanya lulusan SD ujung kampung dapat mengisi seminar akademik sebuah kampus ternama dengan bahasa seadanya karena memang yang ia percaya Kalo orang sudah sukses kelakarnya saja seperti sebuah filsafat. namanya kian moncer dimana- mana.
kehidupan yang sempurna hanya dari melihat jantung pisang merekah penuh canda tawa keluarga dan sebagai ayah yang bijaksana tidak terlalu memanjakan anak-anaknya pendidikan yang cukup agama yang cukup selalu di tanamkan kepada anak-anaknya, daliman juga tak pernah menganggap istrinya adalah malaikat yang tak pernah salah tapi daliman memang lelaki yang jarang bahkan tak pernah marah. keluarga harmonis yang bikin tetangga turut berbahagia dengan hidupnya. hingga pada suatu ketika kakek berkunjung ke rumah di sambut daliman dengan bahagia saat istrinya menyiapkan minum kakek pun berkata sambil berbisik kakek minta maaf ya tentang legenda Jantung pisang Itu, emang kenapa kek?, tanya daliman Heran,. Kakek Ngarang.
