Nduk nuliso
Kamis, 12 Juli 2018
Jumat, 29 Juni 2018
Waasalamualaikum
Nduk semuanya telah usai, aku sudah mantap dengan pilihanku, aku sudah kenalin perempuan itu pada ibuku dan beliau setuju, aku dan dia sudah sekian lama bersama tak ada pun satu puisi untuknya salutku pada perempuan itu bisa-bisanya lho tetap bertahan sama aku setelah tak kutemui sekian lama tak kuhubungi entah berapa waktu. Dia bilang dia menungguku setelah aku berselingkuh dengan beberapa perempuan dia tetap setia menungguku. Aku juga pernah bilang padanya "kalo kamu dideketin seseorang dan kamu suka kamu bilang saja, tak dukung! Toh percuma saja nungguin aku yg ga jelas tujuannya kemana" . Sudah beberapa lelaki datang dengan segala cobanya untuk menyerahkan cintaku padanya mas tapi aku ga suka, sudah jgn ngomong yg aneh-aneh jalani saja sampai kamu punya tujuan, jawabnya. Dan aku jawab pula owalah nduk-nduk kamu ini bodoh atau apa ko mau-maunya sama orang dengan wajah dan hati yg lebih asu dari bajingan ini tapi hanya dalam hati sambilr ngisep rokok.
Di pertemuan sore itu rasaku kian mantap hatiku kian hangat sambil terus omong kosong ini itu dia menyuruhku buka baju, selembar kaos yg sedianya jadi satu satunya pelindung tubuhku pun tanggal dia tarik tanganku mengusap usapkan lulur putih kasap di tangan dada dan punggungku sambil bicara badan apa tembok kamar mandi bisa lumuten kaya gini, aku di servis habis sampai buka baju yg pikirku awal tadi mau aneh aneh tapi pikiran itu sirna "dasar lelaki dipancing dikit aja sudah pgn macem macem, pekok pekok umpatku pada diriku. Sampai merem melek aku ngantuk diusek usek badanku dengan entah apa namanya lulur yg udah mengering perlu di usek usek mpe bersih dan dakinya ikut kebuang. mungkin sejatinya begitulah kita yg melumut menunggu padam dan hilang kita harus punya lulur!
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dan setabah hujan hujan bulan juni kata sapardi. Aku ingin mencintaimu dengan membabi buta kata saut. Aku ingin mencintaimu seperti maria yg menjahit celana isa dan dibawanya kesurga kata jokpin. Aku ingin mencintaimu seperti rahwana yg menculik sinta hingga sinta betah diculik kata sujiwo. Aku ingin mencintaimu dengan selalu mendoakan keselamatanmu kata agus noor. dan didunia ini ada dua tipe perempuan yg pertama yg layak dijadikan istri yg kedua perempuan yg hanya bisa jadi puisi kata wira wahyu utama
Toples kacang mematung rokok bengong asbak luber berantakan kopi makin malam makin pait malam makin malam makin ramai ingatan. Dan akhirnya lulur menghapus semua. Cinta adalah perhatian Tuhan dengan caranya, Tuhan mengecup keningku lewat perempuan itu. Aku meradang haru.
Karena blog ini hanya untukmu aku tak kan banyak menulis untuk perempuan pilihanku. Aku sudahkan blog ini selesaikan semuanya.
Berbahagialah selalu doaku untukmu
Pamit
Sabtu, 11 November 2017
Banyak nanya
tepat pukul 12 malam lubang dilangit langit kamarku terbuka dengan sendirinya seorang perempuan masuk dan bertanya apa hatimu masih ada? apa boleh aku masuk? apa ... Ndasmu! bentakku sebelum dia melanjutkan pertanyaannya.
Sabtu, 21 Januari 2017
sekilas mudik

masa depan indonesia ada di belakang di tangan pendahulu kita yang luar biasa, lalu kita belajar untuk menggenggam kembali masa lalu yang gemilang itu. masa yg seimbang masa yang selalu mencari apa yg benar bukan siapa yg benar.
berlibur bersama orang-orang yg hampir menua yg selalu ingat mati bahkan saat berziarah kerap kali merasa yang dikunjungi adalah makamnya sendiri
Minggu, 25 Desember 2016
SEHABIS SUARA GEMURUH
tubuhmu telanjang dengan rambut terurai
mengapung di permukaan air bening yang mengalir tenang --
tak kau sahut panggilanku
1973
(Sapardi Djoko Darmono)
ri..
Senin, 19 Desember 2016
ini serius!
di setiap pelarianku hanya jalan menujumu, Kekasih
aku berlari kesana- kemari
aku diam aku duduk aku menunduk
lagi-lagi kamu yang kutemu
saat kerja aku melihatmu di laptopku
saat tidur aku melihatmu dimimpiku
saat terbuka mataku aku melihatmu di kelopak mataku
tetapi di setiap bercermin aku tak melihat wajahmu diwajahku
entah kenapa kerumitan ini bisa terjadi
aku mengusirmu, dan jujur saja untuk memintamu kembali aku malu dan pasti kau pun tak mau
setelah menulis itu aku seperti berbicara sendiri di sebuah ruangan kosong
aku pun ragu kamu membaca ini
dan memang ketulusan tak pernah mengharap balasan
begitu rumit cinta ini
aku berdoa agar engkau bahagia disana
tapi jujur saja aku juga ingin bahagia denganmu
aku inginkan kamu tapi takut tak mampu membahagiakanmu
entah kenapa ketakutan ini bisa kembali ke kepalaku
ketakutan inilah yang membisikanku untuk mengusirmu
aku ingin membalas dendam pada ketakutanku yang membuatku semakin jauh darimu
tapi aku kembali takut mengecewakanmu
aku merasa benar-benar kalah pada ketakutanku sendiri
dan saat aku memberanikan diri untuk melawan ketakutanku
fikiranku kembali dikacaukan dengan pertanyaan
apa kamu mau kembali lagi?
kini keraguan yang menghadangku
setelah kembali apakah kita benar-benar bisa serasi dan tak ada yang tersakiti?
ya itupun jika mau kembali
apalagi aku pernah membuat luka yang pasti belum mengering bekasnya
ketakutan dan keraguan seperti dua tembok beton yang menghadangku
belum masalah jarak
belum masalah waktu
belum masalah suku
belum masalah saku
hadeeh tapi pemikiran ala gudel itu tak membuatku berkembang kayanya, hahahaha
bajingan-bajingan aku malah guyon terus hahaha
sudah cukuplah guyonnya, semua masalah bakal teratasi!
nduk aku masih sayang sama njenengan hayuk balikan!
Minggu, 11 Desember 2016
kawan baruuuu
dan hal yang paliing bikin aku bahagia adalah kebahagiaanmu
kesehatanku membaik
otaku membaik
hatiku baik-baik saja
alhamdulillah Tuhan
aku memberitakan hal hal yang baik kepadamu
karena memang aku baik baik saja
ngopiku juga sekarang makin berani
aku ingin memejamkan mimpi
dan tetap terjaga sampe ujung pagi dihadapan puisi
di dalam puisi aku menenggelamkaan rindu yang nyeri
aku juga sudah mulai menjalin hubunngan udah pacaran bahkan
walaupun dia terlalu realis buat hidupku yg abstrak ini
cintanya padaku tak pernah kusangsi
jadi ga ada alasan lagi untuk kita buat baper-baperan
kita teman berbagi puisi
kita teman yg mungkin bisa saling mengisi
sewajarnya kita
kita tau batas kita
aku juga ga mau menyakiti siapapun
follow my ig heuheuheu
aku tahu kamu pernah like trus ga jadi bahkan mpe dua kali diwaktu yang berbeda lagi
kita teman tanpa tendensi
ok ri?